Pendapatan Samsat Kabupaten Bekasi Tembus Rp 2 Miliar
Inilah rinciannya pendapatan Samsat Kabupaten Bekasi tercatat mencapai Rp 2.073.898.000 berdasarkan data yang ditampilkan dalam unggahan akun Instagram Samsat Kabupaten Bekasi. Pajak kendaraan bermotor menjadi komponen utama penerimaan tersebut.
Dalam infografik bertajuk pembaruan pendapatan Samsat Kabupaten Bekasi itu, penerimaan dari pajak kendaraan bermotor tercatat sebesar Rp 1.329.001.500. Sementara itu, komponen bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) mencapai Rp 744.896.500.
Data tersebut juga merinci penerimaan dari sejumlah kantor pelayanan dan outlet Samsat di wilayah Kabupaten Bekasi.
Samsat Induk tercatat menyumbang Rp 971.563.400. Adapun penerimaan dari Samsat Gendong mencapai Rp 145.110.100.
Untuk layanan outlet, Samsat Outlet Tambun mencatat penerimaan sebesar Rp 168.774.600. Outlet Cibarusah membukukan Rp 26.509.000, sedangkan Outlet Babelan tercatat sebesar Rp 17.044.400.
Infografik tersebut juga mencantumkan sejumlah pos penerimaan lain, seperti pajak air permukaan, pajak alat berat, pajak bahan bakar kendaraan, serta retribusi dan pendapatan lain, yang masing-masing ditampilkan .
Meski demikian, informasi dalam unggahan tersebut belum mencantumkan secara jelas periode pelaporan, tanggal pemutakhiran data, maupun penjelasan mengenai apakah angka yang disajikan merupakan penerimaan harian, bulanan, atau akumulasi periode tertentu.
Karena itu, rincian waktu dan cakupan data perlu dikonfirmasi kepada pihak Samsat Kabupaten Bekasi agar angka penerimaan tersebut dapat dipahami secara tepat.
Transparansi data pendapatan daerah menjadi salah satu aspek penting dalam memberikan informasi kepada masyarakat mengenai penerimaan dari sektor pajak kendaraan bermotor, termasuk kontribusi setiap unit pelayanan dan jenis pajak yang dikelola.

Komentar
Posting Komentar