Film "Rambut Sewu Ungkap Teror Wulan dan Rahasia Masa Lalu"
JAKARTA – Film horor Rambut Sewu: Satu Langkah Getih memperkenalkan official poster, official trailer, serta dua original soundtrack (OST) menjelang penayangannya di bioskop Indonesia pada 5 November 2026.
Diproduksi Mika Entertainment dan disutradarai Hanny R. Saputra, film ini memadukan horor supranatural, misteri, dan drama keluarga dengan latar kepercayaan serta mitos Jawa.
Film tersebut dibintangi Wavi Zihan sebagai Wulan/Sundari, Taskya Namya sebagai Marni, Yusuf Mahardika sebagai Damar, Ruth Marini sebagai Ratih, dan Donny Alamsyah sebagai Suradi.
Official trailer yang dirilis membuka lebih banyak petunjuk mengenai konflik utama, yang sebelumnya diperkenalkan melalui first look dan teaser. Cerita berpusat pada Wulan, yang pindah bersama ibunya setelah sang ibu mendapat pekerjaan di sebuah pabrik.
Keduanya kemudian tinggal di sebuah rumah tua yang menyimpan sejarah kelam. Sejak menempati rumah tersebut, Wulan mulai mengalami berbagai kejadian misterius. Pengalaman itu perlahan membawanya pada rahasia masa lalu yang ternyata memiliki hubungan dengan dirinya.
Misteri semakin berkembang ketika sosok Marni muncul sebagai salah satu tokoh penting dalam rangkaian peristiwa yang menghantui Wulan. Di balik teror yang menyertainya, Marni menyimpan luka dan konflik keluarga yang turut membentuk jalan cerita.
Taskya Namya mengungkapkan, tindakan Marni tidak dapat dilepaskan dari tanggung jawabnya sebagai anak perempuan pertama dalam keluarga. Dendam dan rasa sakit hati menjadi bagian penting yang memengaruhi perubahan karakter tersebut.
"Semua yang ia lakukan tidak terlepas untuk membela keluarganya. Perubahan perilaku dan sosok Marni juga bukan hanya karena hal sepele. Semua berdasarkan dendam dan rasa sakit hati terhadap orang-orang yang melukai keluarganya," kata Taskya.
Sementara itu, Damar, seorang jurnalis muda yang diperankan Yusuf Mahardika, mulai menyelidiki kejadian yang dialami Wulan setelah sebuah rekaman tersebar di media sosial.
Penyelidikan tersebut membawa Damar pada rangkaian rahasia yang lebih dalam. Hubungan antarkarakter mulai terungkap, mengarah pada peristiwa masa lalu yang menjadi sumber konflik utama.
Dua OST Perkuat Nuansa Gelap
Selain mengandalkan cerita dan atmosfer visual, Rambut Sewu: Satu Langkah Getih memperkuat identitasnya melalui dua lagu original soundtrack, yakni "Hampa" dan "Jalan Hidup".
Lagu "Hampa" dibawakan Almira Andani dengan ciptaan Adi Karno. Sementara itu, "Jalan Hidup" dinyanyikan Zakir Rasyidin dan diciptakan sekaligus diproduseri Badai.
Menurut Zakir, "Jalan Hidup" memiliki keterkaitan dengan perjalanan tokoh utama dalam film, terutama mengenai pilihan yang diambil seseorang ketika menghadapi tekanan hidup.
"Lagu 'Jalan Hidup' bercerita tentang perjalanan hidup manusia yang kadangkala ingin menyerah saat mimpi terasa jauh, bahkan berani mengambil keputusan yang salah demi kepuasan diri. Makna lagu ini hampir sama dengan cerita karakter utama di film Rambut Sewu," ujar Zakir.
Kehadiran dua OST tersebut melengkapi atmosfer film yang dibangun melalui nuansa gelap dan pendekatan visual realistis. Perpaduan unsur musik tradisional dan atmosfer horor juga digunakan untuk memperkuat ketegangan sekaligus emosi cerita.
Mengangkat inspirasi dari ritual dan kepercayaan lokal, film ini mengembangkan kisah fiksi mengenai pilihan hidup dan konsekuensi yang menyertainya.
Film "Rambut Sewu Ungkap Teror Wulan dan Rahasia Masa Lalu"
Film Rambut Sewu: Satu Langkah Getih dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 5 November 2026. Informasi terbaru mengenai film, termasuk official trailer, dapat diikuti melalui akun media sosial @filmrambutsewusatulangkahgetih dan @mika.productionentertainment.

Komentar
Posting Komentar