PT Palma Serasih Tbk Tetapkan Dividen dan Tegaskan Strategi pertumbuhan Berkelanjutan
Jakarta, 22 Mei 2026 — PT Palma Serasih Tbk (kode saham: PSGO) ("Perseroan"), menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (“Rapat”), yang dilanjutkan dengan Public Expose pada Jumat, 22 Mei 2026, di Gedung Graha Arda Lantai Dasar Zona A, Jl. HR. Rasuna Said Kav. B-86, Setiabudi, Jakarta Selatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Perseroan dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik serta menjaga keterbukaan informasi kepada pemegang saham, investor dan publik.
Di tengah dinamika industri kelapa sawit global dan fluktuasi harga komoditas, Perseroan terus memperkuat fundamental bisnis melalui strategi pertumbuhan yang berfokus pada peningkatan produktivitas, efisiensi operasional, dan keberlanjutan di seluruh lini usaha. Sejalan dengan kinerja positif Perseroan sepanjang tahun buku 2025, PSGO menyetujui pembagian dividen sebesar Rp113, 1 miliar kepada para pemegang saham, atau setara Rp6 per lembar saham, yang berasal dari laba bersih Perseroan tahun buku 2025.
Sepanjang tahun buku 2025, Perseroan mencatatkan volume produksi Tandan Buah Segar (TBS) Inti dan Plasma sebesar 480,8 ribu ton, dengan produksi Crude Palm Oil (CPO) mencapai 140,2 ribu ton dan Palm Kernel (PK) mencapai 21,6 ribu ton. Produktivitas TBS (yield) Inti tercatat sebesar 18 ton per hektar, yang masih dapat bertumbuh seiring bertambahnya umur tanaman rata-rata menuju usia tanaman prima.
Secara finansial, Perseroan berhasil membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 26.3 % secara tahunan, dari Rp350,6 miliar menjadi Rp442,8 miliar di tahun 2025. Dengan demikian, marjin laba bersih bertumbuh dari 16,56 menjadi 17,4” yang didukung oleh tren Kenaikan harga CPO dan PK, strategi penjualan CPO, serta penurunan biaya keuangan di tahun 2025.
Director & Corporate Secretary PT Paima Serasih Tbk, Astrida Niovita Bachtiar, menyampaikan bahwa pembagian dividen mencerminkan konsistensi Perseroan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan usaha, disiplin operasional, dan penciptaan nilai jangka panjang.
Pada Public Expose, Perseroan memaparkan fokus strategis yang akan menjadi landasan
pengembangan bisnis ke depan, meliputi penguatan produktivitas kebun dan pabrik, peningkatan efisiensi operasional, penguatan tata kelola dan implementasi keberlanjutan, serta optimalisasi pertumbuhan bisnis jangka panjang.
Perseroan juga secara konsisten menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan di dalam setiap kegiatan usaha, termasuk dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan sebagai bagian dari strategi Perseroan menuju pertumbuhan berkelanjutan. Kami meyakini bahwa pertumbuhan perseroan menciptakan efek berganda (multiplier effect) yang turut mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan. Melalui penciptaan lapangan kerja, pengembangan usaha lokal, peningkatan pendapatan masyarakat, serta perluasan akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, dan infrastruktur dasar, Perseroan berkomitmen memastikan bahwa pertumbuhan Perseroan memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Selain itu, Perseroan terus memperkuat implementasi keberlanjutan melalui penerapan kebijakan No Deforestation, No Peat, No Exploitation (NDPE), pengelolaan area konservasi bernilai tinggi, serta kolaborasi dalam perlindungan biodiversitas di wilayah operasional Kalimantan Timur.
“Palma Serasih berkomitmen menjalankan bisnis kelapa sawit secara bertanggung jawab, berkelanjutan, dan memberikan nilai tambah jangka panjang bagi pemegang saham serta masyarakat,” tutup Astrida.

Komentar
Posting Komentar